Friday, 28 July 2017

Pemeriksaan Pada Ibu Hamil

diki prayudi
PERIKSA KEHAMILAN
Segera ke Dokter atau Bidan jika terlambat datang bulan, periksa kehamilan paling sedikit 4 kali selama kehamilan :
- 1 kali pada usia kandungan sebelum 3 bulan;
- 1 kali usia kandungan 4 - 6 bulan;
- 2 kali pada usia kandungan 7 - 9 bulan.

Pastikan ibu hamil mendapatkan pelayanan pemeriksaan kehamilan yang meliputi :
Pengukuran tinggi badan cukup satu kali,
bila tinggi badan < 145cm, maka faktor risiko panggul sempit, kemungkinan sulit melahirkan secara normal;

Penimbangan berat badan setiap kali periksa,
sejak bulan ke-4 pertambahan BB paling sedikit 1 kg/bulan;

Pengukuran tekanan darah (tensi)
tekanan darah normal 120/80mmHg, bila tekanan darah lebih besar atau sama dengan 140/90mmHg, ada faktor risiko hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan;

Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA),
bila < 23,5cm menunjukan ibu hamil menderita kurang energi kronis (ibu hamil KEK) dan beresiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR);

Pengukuran tinggi rahim,
pengukuran tinggi rahim berguna untuk melihat pertumbuhan janin apakah sesuai dengan usia kehamilan;

Penentuan letak janin (presentasi janin) dan perhitungan denyut jantung janin,
apabila trimester III bagian bawah janin bukan kepala atau kepala belum masuk panggul, kemungkinan ada kelainan letak atau ada masalah lain. Bila denyut jantung janin kurang dari 120 kali/menit atau lebih dari 160 kali/menit menunjukan ada tanda GAWAT JANIN, SEGERA RUJUK;

Penentuan status Imunisasi Tetanus Toksoid (TT),
oleh petugas untuk selanjutnya bilamana diperlukan mendapatkan suntikan tetanus toksoid sesuai anjuran petugas kesehatan untuk mencegah tetanus pada Ibu dan Bayi;

Tabel rentang waktu pemberian imunisasi TT dan lama perlindungannya :
Imunisasi TT
Selang Waktu
Minimal
Lama Perlindungan
TT 1
Langkah awal pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit Tetanus
TT 2
1 bulan setelah TT 1
3 tahun
TT 3
6 bulan setelah TT 2
5 tahun
TT 4
12 bulan setelah TT 3
10 tahun
TT 5
12 bulan setelah TT 4
> 25 tahun
Pemberian tablet tambah darah,
Ibu hamil sejak awal kehamilan minum 1 tablet tambah darah setiap hari minimal selama 90 hari. Tablet tambah darah di minum pada malam hari untuk mengurangi rasa mual;

Tes laboratorium,
- Tes golongan darah, untuk mempersiapkan donor bagi ibu hamil bila diperlukan;
- Tes haemoglobin, untuk mengetahui apakah ibu kekurangan darah (Anemia);
- Tes pemeriksaan urine (air kencing);
- Tes pemeriksaan darah lainnya, seperti HIV dan sifilis, sementara pemeriksaan malaria dilakukan di daerah endemis;

Konseling atau penjelasan,
Tenaga kesehatan memberi penjelasan mengenai perawatan kehamilan, pencegahan kelainan bawaan, persalinan dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), nifas, perawatan bayi baru lahir, ASI eksklusif, Keluarga Berencana dan Imunisasi pada bayi.
Penjelasan ini diberikan secara bertahap pada saat kunjungan ibu hamil;

Tata laksana atau mendapatkan pengobatan,
Jika ibu mempunyai masalah kesehatan pada saat hamil.

Referensi :
IKUTI KELAS IBU
Kelas Ibu Hamil
Di kelas ibu hamil, ibu mendapatkan informasi dan saling bertukar informasi mengenai kehamilan, persalinan, nifas serta perawatan bayi bayu lahir. Ikuti kelas ibu hamil paling sedikit 4 kali pertemuan, sebaiknya 1 kali pertemuan dihadiri bersama suami/keluarga;

Kelas Ibu Balita
Di kelas ibu balita, ibu mendapatkan informasi dan saling bertukar informasi mengenai tumbuh kembang, imunisasi, gizi, perawatan bayi dan balita serta penyakit yang sering pada bayi dan balita.
Tanyakan Pada Petugas Kesehatan Terdekat,
Untuk Informasi Jadwal Pelaksanaan Kelas Ibu !!

No comments:

Post a Comment

Adblock Detected

Like this blog? Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker

This is how to whitelisting this blog in your ad blocker

Thank you

×