Wednesday, 20 January 2016

Sistem Reproduksi Manusia

Rudi Supriadin
Terimakasi pembaca artikel-artikel setia kami, pembahasan kali ini kita akan membahas tentang Reproduksi.

Apa itu reproduksi? Reproduksi atau berkembangbiak adalah suatu proses pada makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan. Cara perkembangbiakan makhluk hidup berbeda-beda, hewan brkembang biak antara lain dengan melahirkan, bertunas, fragmentasik atau membelah diri.
Nah pembahasan kali ini kita akan membahas reproduksi manusia.



The Reproductive System


Genetik jenis kelamin pada pertumbuhan embriotik ditentukan oleh spermatozoa. Sistem Reproduksi laki-laki. Proses penentuan menjadi janin dengan jenis kelamin laki-laki atau perempuan dimulai pada minggu keempat dan akan berakhir pada minggu keduabelas setelah pembuahan. 

Sistem Reproduksi Laki-laki dan Perempuan


Sistem reproduksi laki-laki terdiri dari :

  • Skrotum, yaitu kantong longgar yang tersusun dari kulit, fasia, dan otot polos yang membungkus dan menopang testis. 
  • Testis, yaitu organ lunak dan berbentuk oval.
  • Duktus, yaitu saluran produksi laki-laki pembawa sperma yang matang dari testis kebagian luar tubuh.

Kelenjar Aksesoris


Penis, terdiri dari tiga bagian, yaitu akar, badan, dan glans penis.

Sistem Reproduksi Pada Perempuan Terdiri Dari:


Ovarium: berbentuk mirif kacang kenari. Dua tuba uterin (tuba falloppi atau oviduk). 
Vagina: Organ ini merupakan jalan lahir bayi dan jalan aliran menstruasi.

Fertilasi


Fertilasi atau pembuahan adalah proses penyatuan antara sperma (spermatozoa) dan sel telur untuk membentuk zigot.

Kehamilan


Kehamilan dimulai sejak penyatuan sperma dan sel telur, lalu berakhir ketika melahirkan. masa kehamilan memakan waktu 266 hari atau 38 minggu.

Perkembangan Awal


Perkembangan awal terjadi pada dua minggu pertama setelah fertilisasi. Dalam 18 sampai 39 jam setelah fertilisasi, zigot mengalami pembelahaan menjadi dua sel. Sel yang membelah dengan jumlah enam belas disebut dengan morula. Setelah itu mengalami perkembangan menjadi blastosit, implantasi, sampai ke tahap embrionik. 




Adblock Detected

Like this blog? Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker

This is how to whitelisting this blog in your ad blocker

Thank you

×